Thursday, March 28, 2019

diagnosa nanda- nic noc : Kelebihan volume cairan

Diagnosa: KELEBIHAN VOLUME CAIRAN
Definisi
Retensi cairan isotonik meningkat
Faktor yang berhubungan
-         Mekanisme pengaturan melemah
-         Asupan cairan berlebihan
-         Asupan natrium berlebihan
Batasan karakteristik
-         Berat badan meningkat dalam waktu yang singkat
-         Asupan berlebihan dibandingkan output
-         Tekanan darah berubah, tekanan arteri pulmonlis berubah, peningkatan CVP
-         Edema, kemungkinan berkembang ke anasarka
-         Distensi vena jugularis
-         Perubahan pada pola nafas, dispnea/sesak nafas, ortopnea, suara nafas abnormal (rales dan krakles), kongestif/kemacetan paru, efusi pleura
-         Hemoglobin dan hematokrit menurun, perubahan elektrolit, khususnya perubahan berat jenis
-         Suara jantung S III
-         Refleks hepatojugularis positif
-         Oliguria, azotemia
-         Perubahan status mental, kegelisahan, kecemasan
Tujuan (Nursing Outcome Classification/NOC)
-         Electroliyte and Acid-Base Balance (keseimbangan elektrolit dan asam-basa)
Definisi:
-         Fluid Balance (keseimbangan cairan)
Definisi: ketidakseimbangan cairan di intraseluler dan ekstraseluler yang merupakan bagian dari tubuh
-         Hydration (hidrasi)
Definisi: jumlah cairan di intraseluler dan ekstraseluler yang merupakan bagian dari tubuh
Kriteria hasil
-         Bebas dari edema, efusi, anasarka, kelebihan berat badan
-         Mempertahankan bunyi paru yang bersih; tidak ada dispnea atau ortopnea
-         Bebas dari distensi vena jugularis, refleks hepatojugular positif, suara gallop ritmik
-         Mempertahankan CVP, kardiak output, dan tanda vital normal
-         Mempertahankan haluaran urin 500 ml dari intake dan osmolalitas urin dan gravitasi spesifik normal
-         Bebas dari kurang istirahat, kecemasan, atau kebingungan
-         Menjelaskan penilaian yang dapat digunakan untuk menangani atau mencegah kelebihan volume cairan, khususnya pembatasan cairan dan diet, dan pengobatan
-         Mendeskripsikan gejala yang mengindiksikan kebutuhan konsul dengan penyedia pelayanan kesehatan
Nursing Intervention Classification (NIC)
-         Fluid Management (manajemen cairan)
Definisi: meningkatkan keseimbangan cairan dan mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh abnormalitas cairan atau kadarnya tidak sesuai harapan
-         Fluid Monitoring (monitor cairan)
Definisi: Definisi: mengumpulkan dan menganalisis data klien untung mengatur keseimbangan cairan
-         Electrolyte Management (manajemen elektrolit)
Defisit: meningkatkan keseimbangan elektrolit dan mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh kadar serum elektrolit yang normal atau tidak diharapkan
-         Electrolyte Monitoring (monitor elektrolit)
Defisit: peningkatan keseimbangan elektrolit dan pencegahan komplikasi yang diakibatkan oleh abnormalitas dan tingkat elektrolit serum yang tidak diharapkan
-         Fluid/Electrolyte Management (manajemen cairan/elektrolit)
Defisit: Definisi: mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh gangguan tingkat cairan dan/atau elektrolit
-         Shock Prevention (pencegahan shock)
Definisi: mendeteksi dan menangani klien yang berisiko mengalami shock yang mengancam
-         Temperature Regulation (pengaturan suhu)
Definisi: mencapai dan/atau mempertahankan suhu tubuh dalam rentang yang normal
-         Vital Sign Monitoring (monitor tanda vital)
Definisi: mengumpulkan dan menganalisis data kardiovaskuler, respirasi, dan suhu tubuh untuk menentukan dan mencegah komplikasi
Intervensi
1.        Ongoing assesment (pengkajian terus menerus)
-          Monitor status hidrasi
-          Monitor lokasi dan perluasan edema
-          Monitor berat badan dan peningkatannya secara mendadak
-          Monitor bunyi paru (krakles), usaha nafas, ortopnea
-          Dengan tinggi kepala tempat tidur 30-45 derajat, monitor distensi vena jugularis pada sisi kanan; kaji refleks positif hepatojugularis
-          Monitor central venous pressure (CVP), mean arterial pressure (MAP), pulmonary artery pressure (PAP), pulmonary capillary wedge pressure, dan kardiak output
-          Monitor tanda vital, irama gallop
-          Monitor penurunan osmolalitas serum, sodium serum, BUN/rasio kreatinin, dan hematokrit
-          Monitor intake dan output makanan dan minuman
-          Monitor istirahat, keceMasan, atau kebingungan klien
-          Monitor kondisi yang meningkatkan risiko klien kelebihan cairan
-          Monitor albumin serum
-          Monitor efek diuretik; hipotensi ortostatik (terutama jika klien juga mendapat ACE inhibitor), dan keseimbangan elektrolit dan metabolik (hiponatremia, hipokalsemia, hipomagnesemia, hiperuresemia, dan alkalosis metabolik)
-          Observasi hipokalemia jika klien mendapat loop atau diuretik thiazide
-          Observasi hiperkalemia jika klien mendapat diuretik potassium
2.        Nursing therapeutic intervention (intervensi keperawatan terapeutik)
-          Pasang kateter urin jika perlu
-          Catat dan laporkan jika ada peningkatan CVP, MAP, PAP, pulmonary capillary wedge pressure, dan kardiak output
-          Catat adanya penurunan tekanan darah, takikardi, dan takipnea
-          Batasi diet sodium jika perlu dan diinstruksikan dokter
-          Memberikan makanan tinggi protein jika perlu
-          Memberikan diuretik jika perlu
-          Batasi intake cairan jika diinstruksikan, terutama jika sodium serum rendah
-          Mengatur tetesan infus dengan hati-hati
-          Menyediakan waktu istirahat yang cukup
-          Meningkatkan bogy image dan harga diri
-          Konsultasi dengan dokter tentang tanda dan gejala kelabihan volumew cairan
3.        Health education (pendidikan kesehatan)
-          Mengajarkan klien/keluarga untuk membatasi cairan

No comments:

Post a Comment